Koleksi Artikel Pilihan

Koleksi artikel pilihan

Kamis, 11 Oktober 2018

Tips Penataan Interior Gaya Perancis suguhkan kesan Romantis


Perabot Kayu dilapis Brush Painting

STORY HIGHLIGHTS  

  • Penataan rumah bergaya Perancis dan modern minimalis masih menjadi pilihan. 
  • Meski begitu, keduanya punya konsep berbeda. 
  • France Style lebih kuat pada suasana elegan dan romantis. Sementara, konsep minimalls lebih mengusung tema modem sederhana.


SEMARANG, TRIBUN - Penataan interior rumah memengaruhl kenyamanan penghuni. Tak heran, Neneng Sunengsih begitu perhitungan dan hati-hati menentukan konsep yang akan dihadirkan di rumah tinggal. Akhirnya, pilihannya jatuh pada France Style. Konsep France Style secara umum memilikt pengertian, desain interior yang menganut gaya Eropa klasik. Hal Ini diwujudkan dalam sentuhan warna yang hangat dan memiliki kesan mewah. Bagi sebagian orang, konsep Ini cukup jadi idaman lantaran memberi nuansa romantis sekaligus nostalgla.
Pengusaha kayu yang finggal di Jepara lni memilih France Style lantaran konsep tersebut dirasa pas diterapkan di dalam rumahnya yang punya desain minimalls. Ia menyebut. hampir 90 persen fumiture yang ada di dalam rumah menggunakan konsep France Style ini. "Sejak awal. saya suka gaya Perancls, modelnya simpel tetapi punya cita rasa elegan dan romantis. Akhimya, fumiture pun mengikuti konsep ini meski akhirnya dibuat agar sesuai luas rumah," ujamya.
Ia menyebut beberapa kelebihan France Style, di antaranya, mudah dipadu padankan dengan interior model lain. Gaya inl juga tak banyak memunculkan carving atau ukir. Dan, yang menarik, dia memadukan brush painting dengan natural wood sehingga punya kesan lebih alami.
Sebelumnya, penggemar mobil Blazer ini pernah mencoba konsep Minimalis Teak. Hanya saja, model tersebut dinilai tak punya daya jual tinggi. "Nah, kelebihan France Style ini, kalau bosan bisa dijual dan harganya masih lumayan tinggi. Sementara purma jual perabot Minimalis Teak kurang bagus dan agak susah digantt," terang dia.

Untuk perabot, Neneng menggunakan bahan kayu mangga dan sungkai yang umum dIgunakan sebagai furniture. Selain awet, perawatannya pun tak sullt. "Apalagi, kalau bahannya sudah di coating, warna furnitur tak hilang. Kalau berdebu atau kotor, tinggal dilap. Cukup mudah. Bahannya memang awet," ujarnya.
Untuk memenuhl hasrat memperoleh konsep interior idaman itu. Neneng rela merogoh kocek dalam. Setidaknya, lebih dari Rp 50 juta dikeluarkannya untuk bisa menciptakan France Style di seluruh interior rumah. "Kalau dikalkulasi, lumayan lah ya.. Sebab, saya tata semua menggunakan konsep France Style, mulai bed room, dinning roomrnya, juga living room Jadi, kalau masuk rumah, kesannya berbeda dari depan yang bergaya mirilmalis,

Berbeda dari Neneng, Arita Ambar Purwati memilih konsep sederhana, yakni minimalls modem. Ia menyebut pilihan berkosep minimalis modern disesuaikan konsep keseluruhan rumah yang juga punya model sama. 'Untuk konsep rumah, saya pengennya memang yang leblh simpel tapi fleksibel, sesuai kesan modern begitu," ujarya. Ia mengungkapkan, konsep minimalis modern ini mudah dalam penataan, bisa didesain ulang dan mudah dirawat. "Kebetulan, kami Ini punya banyak aktivItas di luar rumah. Nah, ketika sampai di rumah inginnya sesuatu yang longgar tidak ribet untuk memberi efek itu butuh interior yang simpel makanya kami pilih model minimalis modern. Selain ngga banyak makan tempat interior dengan konsep ini mudah perawatannya, (gon)

Tribun Jateng, 20160918

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No spam, please...